Steering Gear Kapal - Kemudi Kapal

Deskripsi

Hydraulic Steering System

Menyediakan hydraulic steering system / kemudi kapal untuk kapal dengan kapasitas 10GT – 200GT, dapat digunakan pada kapal Tugboat, LCT, Ferry, Pinisi, Kapal Nelayan dll. Dengan kelengkapan meliputi steering wheel, hydraulic cylinder, AC Motor powerpack, helm pump, rudder angle indicator, dashboard, lock valve, flexible hose, limit switch, elektrik panel, reserve oil tank, dll. Yang disesuaikan dengan kebutuhan system kemudi.
 
Manual Steering Gear Hydraulic System
1. Steering wheel
2. Helm pump
3. Lock valve
4. Pangkon
5. Hydraulic cylinder
6. Tiller
7. Hydraulic hose
8. Rudder angle indicator

HYDRAULIC STEERING CYLINDERS

1. HYDRAULIC HELM /ORBITAL PUMPS
2. NON RETURN VALVES & DISTRIBUTION BLOCKS (LOCK VALVE)
3. TILLERS 
4. HYDRAULIC POWER UNITS 
5. DOUBLE CYLINDERED STEERING SYSTEMS 
6. RESERVE OIL TANKS & HEADER TANK
6. STEERING GEAR CONTROL SYSTEMS
7. RUDDER ANGLE INDICATORS 
8. Hydraulic hose

PENENTUAN HYDRAULIC STEERING (KEMUDI KAPAL)

1. Bobot kapal
2. Kapasitas Mesin Kapal dan kecepatan kapal
3. Ukuran dimensi Kapal
4. Jumlah baling - baling
Merancang dan memfabrikasi beberapa lini sistem kemudi hidrolik kapal laut dalam batasan di mulai dari 50 daN.m hingga 550 da Nm, serta kontrol kemudi, unit power pack hidraulik, dan indikator sudut kemudi yang memastikan sistem keseluruhan dapat berfungsi dengan baik untuk batasan kapal kapasitas 500GT
 
Dengan pengalaman lebih dari 12 tahun dalam fabrikasi sistem kemudi kapal, kami memahami masalah yang terkait dengan pengoperasian nya di lingkungan kelautan. Sistem kemudi yang dirancang dan difabrikasi untuk memenuhi standar kelayakan operasional dalam jangka panjang dengan perawatan yang minimum. 
Selain kemudi standar, Hesco dapat melakukan modifikasi sesuai keinginan dengan kebutuhan pelanggan atau menghasilkan solusi yang unik.

SHAFT BALING-BALING

Desain shaft diawali dengan merancang garis shaft yang akan menggabungkan semua komponen mulai dari baling-baling,koker,cutles bearing, housing, flange hingga sampai ke gearbox dan termasuk dudukan untuk membuat sistem lebih aman, bebas getaran dan efisien dalam pengoperasian. Perhitungan kelurusan,kerataan shaft dan analisis getaran lateral dapat membantu dalam menganalisa kemungkinan yang terjadi pada garis shaft. Hal ini cukup membantu secara
keseluruhan desain, posisi, dan offset bantalan yang dioptimalkan untuk mengurangi getaran, terutama pada kecepatan engine kritis tertentu. 
 
Setiap ukuran shaft dihitung secara hati-hati agar aman dalam pengoperasian dan lebih awet dalam pemakaiannya. Setiap peletakan cutles bearing shaft juga diperhitungkan letak nya untuk menghindari konsentrasi titik tegangan di alur pasak.